Sebuah perjalanan panjang dari serambi Mushola Taqwa hingga menjadi institusi pendidikan Islam terpadu yang modern di Bumi Serasan Seandanan.
Institusi Resmi Terdaftar
Dirintis oleh Almarhum Bapak M. Basith. Proses belajar mengajar masih sangat sederhana, di mana santri duduk bersila di lantai mushola. Meskipun tanpa gedung permanen, kehadirannya membawa manfaat besar bagi masyarakat Muaradua.
Sempat vakum sepeninggal Bapak M. Basith, kegiatan dihidupkan kembali oleh tenaga muda (Saripaman). Momentum penting terjadi dengan penemuan metode Iqro' oleh KH. As'ad Humam, yang memicu kebangkitan pendidikan agama. Akhir 1989, gedung serbaguna dibangun sebagai cikal bakal TK Al-Qur'an.
Tepat pada 6 Syawal 1411 H, Pendidikan Al-Qur'an Darussalam resmi didirikan dengan dua jenjang: TKA (Taman Kanak-kanak Al-Qur'an) dan MDA (Madrasah Diniyyah Awwaliyah).
Lembaga mengalami penyempurnaan dengan membuka kelas khusus Tahfidz Qur'an Juz 30 pada bulan Januari 2018, dan meluluskan puluhan santri tahfizh perdana pada wisuda angkatan ke-14.
Kami merancang kurikulum yang komprehensif untuk memastikan setiap santri dapat membaca, memahami, dan menghafal Al-Qur'an dengan metode yang tepat dan menyenangkan.
Untuk usia 7-12 tahun. Masa pendidikan 2 tahun dengan materi klasikal Iqro', doa harian, tahsinul kitabah, dan bacaan sholat.
Kelas khusus tahfidz mulai dari tingkat Iqro' 1 hingga 6. Dilengkapi praktek ibadah wajib dan adab harian.
Program wustha bagi santri yang lulus tingkat awwal. Target hafalan Juz 30 dan Juz 1 dengan masa studi 2 tahun.
Sistem disesuaikan dengan jadwal sekolah formal santri (SD/SMP) agar pembelajaran tetap optimal.
Sebagai wujud rasa syukur atas keberhasilan santri menyelesaikan tahapan Iqro' dan Al-Qur'an, kami rutin menyelenggarakan prosesi wisuda setelah santri dinyatakan lulus oleh team Munaqisy.
"Pada wisuda angkatan ke-14 tahun 2018, TPQ Darussalam berhasil meluluskan 65 santri khatam Iqro' dan 12 santri Tahfizh Qur'an Juz 30 perdana."